Posted by: Yoga PS | 7 February 2010

Empat Tanda Bijaksana

Seorang yang bijaksana memiliki empat hal. Apakah keempat hal itu? Tentang hal ini, seorang bijaksana tidak akan membicarakan keburukan orang lain, sekalipun jika ditanya, apalagi jika tidak ditanya. Namun, jika ditanya tentang hal itu dan ia perlu untuk berbicara, sepatutnya ia mengemukakan keburukan orang lain dengan hati2, dengan keraguan dan sangat singkat. Inilah arti dari perkataan, “Orang tersebut bijaksana”.

Selanjutnya seorang bijaksana, sekalipun tidak ditanya, berbicara tentang kebaikan orang lain, apalagi jika ditanya. Namun, jika ditanya tentang hal itu dan ia perlu untuk berbicara, sepatutnya ia memuji kebaikan orang lain dengan terus terang, tanpa keraguan dan jelas. Inilah arti dari perkataan, “Orang tersebut bijaksana”.

Sekali lagi, seorang bijaksana, sekalipun tidak ditanya, berbicara tentang kelemahannya sendiri, apalagi jika ditanya. Namun, jika ditanya tentang kelemahannya sendiri dan ia perlu untuk berbicara, sepatitnya ia berbicara tentang kelemahannya sendiri dengan terang, tanpa keraguan, dan jelas. Inilah arti dari perkataan, “Orang tersebut bijaksana”.

Akhirnya, seorang bijaksana, sekalipun ditanya, tidak akan membicarakan kehebatannya sendiri, apalagi jika tidak ditanya. Namun, jika ditanya tentang kehebatannya sendiri dan ia perlu bicara, sepatutnya ia berbicara tentang kehebatannya dengan hati-hati, penuh keraguan, dan secara singkat, inilah arti dari perkataan, “Orang tersebut bijaksana”.

Aguttara Nikaya II 78


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: