Posted by: Yoga PS | 13 November 2010

Sapuan Feses Waria Meledak

Ingin menumbuhkan budaya baca dengan mudah? Tapi tidak punya waktu untuk membaca? Gampang. Tinggal buat “perpustakaan” didalam kamar mandi rumah kita.

Saya serius! Tidak usah membayangkan perpustakaan yang mewah dengan koleksi ribuan buku. Cukup berikan tumpukan beberapa buku, majalah, atau Koran, didalam lingkungan kamar mandi. Letakkan saja diatas kloset. Kita bisa membacanya sambil “melaksanakan tugas” rutin. Tentu kebiasaan ini lebih baik dari merokok dikamar mandi bukan?

Mari kita hitung. Andai kita melakukan “migrasi” di kamar mandi selama 15 menit setiap pagi. Saya yakin bisa lebih lama. Nah, dari situ anggap saja 5 menit digunakan untuk “membuang sesuatu”. Waktu 5 menit inilah yang bisa dioptimalkan.

Anggap saja kecepatan membaca kita hanya 2 menit per halaman. Berarti minimal 2 halaman katam setiap pagi. Dengan asumsi kita rajin kekamar mandi setiap hari, berarti dalam setahun sudah ada 2 halaman x 365 hari atau sekitar 730 halaman terbaca! Jumlah halaman itu setara dengan 2 buku dengan ketebalan standar, atau 7 buku dengan ketebalan tipis!.

Masih meremehkan “kekuatan toilet”?

Tentu Anda ingat Archimedes, coba tebak dimana ia menemukan hukum Archimedes yang terkenal itu? Didalam kamar mandi! Lalu Anda tahu A.A Navis? Pengarang cerpen Rubuhnya Surau Kami yang terkenal. Dimana ia mendapat idenya? Juga di kamar mandi. Bahkan dia memiliki ritual untuk mengetem diatas toilet sambil mencari ide sebelum menulis sesuatu. Agatha Christie memiliki ritual berendam sambil mengupas apel untuk mencari inspirasi. Dimana? Tentu saja dikamar mandi! (Arswendo:2005).

Karena saat berada dikamar mandi dan sedang “membuang sesuatu” itu, kondisi otak kita sedang rileks. Memasuki fase alfa kata para ahli otak. Kondisi otak inilah yang sangat reponsif terhadap ide-ide baru yang orisinal. Jadi jangan lupa meletakkan alat tulis juga. Mungkin solusi permasalahan yang sedang kita hadapi bisa terpecahkan dikamar mandi. Anda pasti pernah merasakan ide muncul tiba-tiba saat bersantai bukan?

Saya sendiri sudah membuktikannya. Bermula dari keisengan kawan satu kos yang selalu meninggalkan novel dilangit-langit ventilasi kamar mandi. Lama-lama saya ketularan membaca saat BAB. Takut kelamaan dan bikin antri? Jangan takut, kita pasti jengah dan bosan berlama-lama membaca dikamar mandi. Akibatnya, kita membawa keluar buku yang kita baca tadi. Dan budaya baca bisa ditumbuhkan.

Tapi harus saya ingatkan: efek negative kebiasaan ini membuat kita justru mementingkan mencari buku ketimbang toilet terdekat saat “panggilan” itu mencekat :p.

Apa kesimpulannya?

Tak ada alasan tidak membaca hanya karena tidak ada waktu. Bukankah ciri manusia modern yang sibuk, selain serba efektif dan efisien melakukan sesuatu juga bisa multi tasking? Juga pikirkan efek dominonya. Jika kita meletakkan bahan bacaan ringan yang menarik, saya yakin anggota keluarga yang lain tergerak tangannya dan mencari kesibukan sembari sedang parkir diatas kloset.

Ritual buang air besar bukan hanya proses sekresi tanpa subtansi. Kegiatan ini bisa menjadi sesuatu yang produktif jika kita mau mengisinya. Bisa jadi inspirasi judul album, artikel, sampai komoditas siap dijual. Buktinya hasil bokernya si Luwak dihargai mahal sekali😀.

Lagipula, Anda boleh percaya boleh tidak. Ide ini penulis dapatkan juga didalam kamar mandi.

cover album

*Judul artikel ini saya ambil dari judul album Sungsang Lebam Telak. Grub indie jazz yang rada2 absurd. Coba dengarkan lagu: Tertangkapnya kecepatan walafiat yang mampu diramalkan setiap kancah, atau Menyongsong area lampu merah saat anus kembali menyempit per dua detik dalam penasaran mabrur.

Yah… keduanya adalah benar-benar judul sebuah lagu.


Responses

  1. saya bikin notes facebook di kamar mandi dan hampir semua teman saya tau kalok saya upload notes dengan tulisan “facebook mobile” itu adalah hasil saya berhajat. atau habis bepergian dengan metromini. hihi.

    oh, hai. udah lama follow blog ini. baru sekarang berani komeng. terima kasih.

    (=

  2. … dan dimoderasi. huh! ga acik!

  3. wow mantab tuh bokernya😀

  4. hahahha saya ga tau cara ganti settingnya gmana T_T defaultna kek gini seh

  5. manatab mas… yg penting jgn berak sembarangan aja..wkkwkwkwk

  6. hahaha emangnya elo

  7. kl bokernya di kali gmn tu ga…? ha3

  8. ya tetep aja jatohnya kebawah tuh bomnya hahaha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: