Posted by: Yoga PS | 18 February 2013

[Ebook] Time Series Data Analysis Using Eviews

“Coba yang tidur itu disuruh cuci muka”.

Tiba-tiba teman sekelas menoleh kearah saya. Ada juga yang menjawil dan membangunkan. Oh, rupanya saya ketiduran saat kelas statistik. Untung dosennya baik, Pak A, menyuruh saya membasuh muka, kalau bisa berwudhu sekalian. Sholeh sekali bapak ini.

Dengan berat badan (bukan berat hati lagi) saya ke kamar mandi, cuci muka, lalu kembali ke kelas. Ga butuh waktu lama saya kembali ketiduran. Hahaha. Tapi kali ini saya berusaha agar tidak kedengaran ngoroknya. Rupanya “meditasi siang” saya bisa ketahuan karena ada suara aneh sejenis gelombang alpha yang terdengar di kelas. Ngrok… Hahahha.

Itu dulu. Saat saya membenci angka dan matematika. Waktu itu saya masih anak semester I yang masuk fakultas ekonomi karena membenci perhitungan sains di fakultas MIPA. Intinya, saat SMA saya sangat membenci IPA, dan sangat bangga jadi anak “SOS”.

Saya belum tahu kalau dasar ilmu ekonomi adalah statistik. Bahkan penerapan matematika itulah yang sering membuat ekonom sombong karena memiliki pendekatan kuantitatif yang lebih “eksak” dibandingkan jurusan social lainnya macam filsafat atau sastra.

Di ekonomi, semuanya harus bisa dihitung. Harga, luas, sampai probabilitas. Semua ada ukurannya. Untuk mengukur sesuatu yang abstract macam kebahagiaan dan kesehatan, ekonom ga kekurangan akal. Diciptakannya variable proxy, dan berbagai model dummy.

Cinta Tidak Selalu Pada Pandangan Pertama

Sekarang saya mengerti kenapa ekonom sangat Cinta dengan angka. Jawabannya sederhana: angka tidak pernah dusta. Angka adalah fakta yang ingin bercerita. Tugas seorang analis, dalam hal ini CEO atau investor, adalah mendengarkan cerita yang ingin disampaikan oleh angka.

Ketika laporan keuangan menunjukkan angka negative, sesungguhnya angka sedang bercerita bahwa ada yang salah dengan perusahaan ini. Ketika gross margin tinggi sedangkan net profit rendah, angka sedang ingin berbicara tentang inefisiensi yang mungkin sedang terjadi. Dan mereka yang menghiraukan angka, akan dihukum oleh angka. Saya pernah membuat keputusan yang salah, karena tidak mendengarkan angka, dan menggunakan emosi semata.

Terlebih lagi setelah saya membaca “Setan Angka”, karya Hans Magnus Enzensberger. Buku yang sangat menarik dan bercerita tentang seorang anak yang bermimpi bertemu dengan setan angka. Di mimpinya ia mendapat penjelasan tentang kegunaan angka, jenis-jenis angka, bilangan prima, dan berbagai logika matematika lainnya.

Didalam buku itu kalau tidak salah (karena sudah bertahun-tahun lalu bacanya) ada pengandaian yang sangat cerdas: mari membayangkan dunia tanpa angka. Bayangkan jika Anda membaca laporan keuangan dan di kolom aktiva tertera kata:

“Jumlah asset setara kas senilai: Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Milyar Seratus Empat Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Tiga ribu rupiah”

 Sejak itu saya mulai menyukai angka. Toh Cinta bisa tumbuh karena terpaksa. Hahaha.

Semua Ilmu Berguna

Ketika belajar di dunia professional, kemampuan mendengarkan angka berbicara (analisa) ternyata sangat dibutuhkan. Bahkan sudah menjadi must have skill di semua bidang. Saya yang tiga kali mengulang mata kuliah ekonometrika I dengan nilai E, D, C (mungkin dosennya kasian liat muka saya sehingga akhirnya dikasih C :p) mau tidak mau, suka tidak suka, gemuk tidak gemuk (aamiiinn) harus bisa sedikit-sedikit ekonometrika.

Percayalah, Tuhan itu adil. Saya yang waktu kuliah malas membaca dan bertanya tentang ekonometrika, dipaksa untuk belajar kembali. Karena itu bagi teman-teman yang masih di bangku kuliah, yakinlah bahwa tidak ada ilmu Tuhan yang sia-sia. Semuanya berguna. Hanya saja kita tidak tahu kapan ilmu itu akan kita gunakan.

Oh ya, yang ingin belajar time series pakai Eviews, ini ebook yang bisa dibaca (klik gambar dibawah). Saya sudah mengirim email ke penulisnya, tapi belum juga dibalas. Jangan lupa, ucapkan terima kasih dan panjatkan doa bagi penulisnya yah!

time-series-data-analysis-using-eviews


Responses

  1. Saya ucapkan terima kasih dan saya panjatkan doa untuk I Gusti Ngurah Agung atas buku yang semoga membantu dalam membuat skripsi (:P) Juga buat om Yoga PS semoga segera dikuruskan dan diluruskan jalan hidupnya :)))

  2. mantap

  3. terimakasih mas yoga. buku2 yg lain juga dong. hehe…

  4. makasih bukunya mas..haucek

  5. makasi banyak mas bukunya. udah nyari kemana mana buku analisis time series eviews ini. semoga bisa ngebantu proses pembuatan skripsi saya. amiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: