Posted by: Yoga PS | 25 February 2013

Eudaimonia

Eudaimonia from elenchusacademy.wordpress.com

Suatu hari, Paulo Coelho, pengarang novel best seller Alchemist, sedang berlibur di Spanyol. Pada saat sedang berjalan di stasiun kereta, ia berpapasan dengan seorang pengemis. Coelho ingin membantu pengemis itu, tapi sebelum memberi, ia berpikir: Hey, aku adalah seorang turis, pengemis seperti ini umum ditemui dimana pun.

Akhirnya ia pun bergegas pergi. Meninggalkan pengemis tadi.

Malam hari, entah mengapa, Coelho kembali terkenang wajah sang pengemis. Ia sudah bertemu ribuan peminta-minta, tetapi ekspresi sang pengemis menimbulkan iba yang mendalam. Ia sampai tidak bisa tidur. Terus menyesal. Mengapa ia tidak membantu orang yang kesusahan ketika ada kesempatan?

Besoknya, ia kembali ketempat sang pengemis berada. Nihil. Tak ada disana. Ia lalu memutuskan berjalan-jalan mengelilingi kota, berharap berpapasan dengan orang miskin yang terus menghantui hidupnya. Tapi tetap saja, hingga liburannya usai, tak ada lagi pertemuan yang diharapkan.

Coelho lalu kembali ke Brazil. Berharap melupakan kejadian dengan pengemis itu. Tapi percuma. Sang pengemis terus hadir di kehidupan Coelho. Menciptakan penyesalan, ketersiksaan, dan penderitaan. Sadar jika Tuhan memiliki rencana besar, tidak butuh waktu lama bagi Coelho untuk kembali ke Spanyol. Kali ini bukan demi liburan penuh kesenangan, tapi menjawab teka-teki yang terus menghantui. Tujuannya Cuma satu: menunaikan kebaikan yang sempat tertunda!.

Satu-dua hari berlalu. Menjadi seminggu. Coelho sudah mengelilingi kota, hingga sudut-sudut tersempit. Hasilnya nihil. Pengemis itu bagaikan menghilang tanpa jejak. Waktu kepulangan sudah semakin mendesak. Coelho tidak menyerah. Ia menelpon agen perjalanannya, memberikan instruksi gila: tidak membeli tiket pulang ke Brazil. Ia takkan kembali sebelum menemukan pengemis malang yang seharusnya ia bantu.

Sampai akhirnya, suatu hari Coelho menemukannya. Di dekat stasiun kereta yang sama. Tak perlu berpikir lama, Coelho langsung menyerahkan semua uang yang ada di kantongnya. Lalu pergi, meninggalkan pengemis malang ini, meninggalkan Spanyol, dan kembali ke Brazil. Akhirnya ia menemukan kedamaian.

Kebahagiaan

Jika tujuan kehidupan adalah mencari kebahagiaan, maka apa yang dilakukan Coelho sungguh irasional. Bertentangan dengan logika ekonomi mana pun. Bagaimana mungkin ia menghabiskan ribuan dollar terbang dari Brazil ke Spanyol hanya untuk menemukan seorang pengemis!. Bukankah ketika kita memberikan harta kita, itu berarti kerugian secara ekonomis?

Tapi kenyataannya, kepuasan hidup tidak selalu dicapai hanya dengan memenuhi kebutuhan hidup. Manusia adalah makhluk dimensional. Tidak hanya berurusan dengan kebutuhan ekonomis parsial, tapi juga social emosional, dan transcendental spiritual.

Salah satu filsuf klasik Yunani, Epicurus, memberikan nasihat untuk manusia yang sedang mencari kebahagiaan: Lakukan apa yang membuatmu bahagia, jangan lakukan apa yang membuatmu menderita. Maka lahirlah hedonism. Memusatkan perhatian pada kesenangan, dan sebisa mungkin menjauhi penderitaan.

Aristoteles, membantah pendapat Epicurus. Bagi dia, eudaimonia, kebahagiaan, didapat dengan  mengembangkan potensi yang diberikan Tuhan, bagi kebaikan kemanusiaan. Pendapat senada didukung oleh penganut utilitarianisme, dan juga altruism. Anda baru menjadi ada, ketika berguna bagi yang lainnya.

Riset-rise modern juga membuktikan, orang yang berbagi, cenderung lebih berbahagia. Penelitian Elizabeth Dunn dari Universitas British Colombia menunjukkan responden yang mendermakan uang mereka, cenderung lebih bahagia dari responden yang menggunakannya hanya demi kepentingan pribadi. Penyelidikan neuro-biologi dari Duke University lebih dahsyat lagi, membantu sesama akan mengaktifkan bagian otak yang disebut posterior superior temporal cortex.

Saya sengaja mengutip pengalaman Coelho diatas, karena betapa seringnya saya menunda dan melewatkan kesempatan berbuat kebaikan. Belum lagi kebiasaan melakukan perhitungan dan hati yang sering dicengkam ketakutan. Takut kekurangan, takut penderitaan, dan takut mengalami kerugian. Saya sering lupa jika eudaimonia hanya ada didalam kerja-kerja sederhana untuk sesama.

Mungkin saya harus mengucapkan sumpah Khudai Khidmatgar, prajurit perdamaian yang dibentuk oleh Abdul Ghaffar Khan, seorang muslim pengikut setia Gandhi:

Karena Tuhan tak perlu dilayani, sementara melayani makhluk-Nya berarti melayani-Nya, maka Aku berjanji akan melayani manusia atas nama-Nya.


Responses

  1. Ah, segar sekali postingannya mas Yoga. Saya sebagai guru tentu harus lebih bahagia ya🙂.

  2. Terima kasih sudah menulis ini, Mas Yoga…. 🙂

  3. gile yog, tulisan lo kali ini keren abis :’)

  4. ASS ALAIKUM SEBELUMNYA SAYA BAPAK ARI DARI SUKA BUMI YANG MENANG ANGKA PREDIKSI TOGEL (3 ANGKA SENILAI 19 JUTA) HARI INI KARNA SAYA SERING MELIHAT BANTUAN PARAH AKY AKY DI INTERNET DAN KEBANYAKAN BOHONG TAPI AKU MELIHAT SALAH SATU KOMENTAR MENGANAI AKY PANDAWA ARYA TERNYATA BETUL AKU BISA DI BANTU DENGAN ANGKA HASIL RITUAL DI DALAM GO,A DAN SAYA SAMA KELUARGA SANGAT BERTERIMAH KASIH KE PADA AKY PANDAWA ARYA SUDAH MEMBANTU SAYA DENGAN PEROLEHAN 3,ANGKA DAN SAYA SUDAH BERJANJI KALAU AKU DAPAT BATUAN SAYA AKAN MEMBERI TAU KE PADA PECINTA ANGKA TOGEL KALAU ANDA MAU MENANG ANDA BISA HUBUNGI AKY PANDAWA ARYA DI NOMOR:085216977745 INSYA ALLAH BANTUAN AKY PANDAWA ARYA BISA MENYELESAIKAN MASALAH ANDA.

  5. bagi anda yang sering kalah dalam bermain togel dan ingin menang seperti pemain togel lainnya,silahkan hubungi NYI SUGENG di 085 256 212 007 dijamin angka yang di berikan tembus dan tidak mengecewakan karna merupakan angka hasil ritual bukan angka hasil rumusan biasa,dan bagi anda yang ingin mendapat kekayaan dengan cara yang mudah dan cepat anda juga bisa dapatkan di sini dengan cara pesugihan(tuyul)

    bagi anda yang sering kalah dalam bermain togel dan ingin menang seperti pemain togel lainnya,silahkan hubungi NYI SUGENG di 085 256 212 007 dijamin angka yang di berikan tembus dan tidak mengecewakan karna merupakan angka hasil ritual bukan angka hasil rumusan biasa,dan bagi anda yang ingin mendapat kekayaan dengan cara yang mudah dan cepat anda juga bisa dapatkan di sini dengan cara pesugihan(tuyul)

    bagi anda yang sering kalah dalam bermain togel dan ingin menang seperti pemain togel lainnya,silahkan hubungi NYI SUGENG di 085 256 212 007 dijamin angka yang di berikan tembus dan tidak mengecewakan karna merupakan angka hasil ritual bukan angka hasil rumusan biasa,dan bagi anda yang ingin mendapat kekayaan dengan cara yang mudah dan cepat anda juga bisa dapatkan di sini dengan cara pesugihan(tuyul)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: